Jakarta, Indonesia, 9 September 2023, pukul 09:00 pagi.

Acara Penanaman Mangrove Bebas Plastik dengan menggunakan pot ramah lingkungan  yang diproduksi oleh Solinatra – ATMI Center of Excellence (CoE) ini adalah kelanjutan penandatanganan kerjasama penelitian, pembibitan dan penanaman pada hari Mangrove Sedunia, tanggal 26 Juli, 2023 antara Solinatra yang merupakan perusahaan yang berpusat di Belanda dan beroperasi di Inggris, Turki, Amerika dan Indonesia, PT. ATMI IGI Center, PT. Murinda Karya Lestari (Taman Wisata Alam Angke Kapuk), dan Universitas Jenderal Soedirman.

Edukasi mengenai penanaman mangrove juga sejalan dengan arahan Presiden Jokowi yang juga disampaikan pada 15 Mei 2023 di lokasi yang sama pula, bahwa proses penanaman kembali hutan mangrove harus terus dilaksanakan untuk mengembalikan habitat, melindungi daerah pesisir, dan menyerap emisi karbondioksida.

Kegiatan penanaman mangrove ini disponsori oleh Solinatra Group B.V. : Roland Pluut sebagai Presiden Komisaris dan Robert I. de Jong sebagai Presiden Direktur serta PT. ATMI IGI Center: Yustinus Wahyo Nursanto sebagai Direktur. Acara ini dihadiri dan didukung oleh Eko S.A. Cahyanto (Dirjen KPAII di Kementerian Perindustrian), Thomas Jasman (Direktur di PT. Aneka Pangan Internasional), perwakilan IKAMI (Ikatan Keluarga Alumni Kolese Mikael), Ivonny Zakaria (Kinarya Coop), serta perwakilan dari Kedutaan Besar Kerajaan Belanda. Kegiatan ini dibuka dengan sesi penuturan mengenai keunggulan menanam mangrove dengan pot buatan Solinatra-ATMI dan penyampaian harapan akan masa depan mangrove di Indonesia.

Terry Damian, bagian dari Center of Excellence menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah datang dan antusias terhadap usaha penanaman mangrove yang diupayakan bersama agar menjadi lebih ramah lingkungan dan bebas plastik.

“Solinatra – ATMI Center of Excellence menghadirkan pot mangrove yang berbahan Solinatra untuk menggantikan polybag, plastik sekali pakai yang sering dan umum digunakan dalam penanaman mangrove. Pot inovatif ini adalah versi pengembangan pertama dan memiliki fungsi yang relatif sama dengan polybag sehingga dapat menggantikannya dan yang terpenting, tidak menghasilkan mikroplastik dan justru menjadi lestari di lingkungan sebagai kompos” ujar Terry.Seusai penanaman mangrove dan mengelilingi Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk, kegiatan diakhiri dengan makan siang. Pada jamuan makan siang kali ini menjadi unik karena terdapat peralatan makan tangan (cutlery) sekali pakai yang dibuat dengan bahan Solinatra dan sajian kopi yang didapatkan dari coffee capsule berbahan Solinatra yang bekerja sama dengan XPRESSO by XTRAT (PT. Aneka Pangan International) untuk pengisian kopi dalam negeri ke dalam kapsulnya. XPRESSO by Xtrat, sebuah perusahaan creative coffee packaging pertama yang memprakarsai biodegradable capsule di Indonesia, berharap agar Indonesia mempunyai kesempatan untuk tidak hanya mengekspor biji kopi mentah saja namun juga dapat mengekspor kopi dalam bentuk biodegradable capsule dengan value yang lebih tinggi. Pot mangrove, coffee capsule, dan cutlery adalah 3 produk awal yang menjadi prioritas CoE untuk edukasi serta menggantikan langsung produk dari plastik sekali pakai.